Komandan Koramil dan Babinsa jajaran Kodim 0304/Agam, mulai memperkenalkan dan mensosialisasikan Bios 44 kepada kelompok tani di Kabupaten Agam, Sumatra Barat. Danramil 06/ Baso, Kapten Inf. Rudi Candra, mengatakan, untuk membantu petani dalam meningkatkan produktivitas pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan, TNI menghadirkan solusi penyubur tanah bekas tambang atau bekas kebakaran hutan yang disebut dengan formula Bios 44.

Danramil menjelaskan, penggunaan formula Bios 44 akan terus disosialisasikan kepada para petani, sampai kepada seluruh lapisan masyarakat Sumatra Barat, sampai dapat memahami dan menerapkannya dalam aktivitas pertanian.

“Program pengenalan Bios 44 ini sebelumnya diperuntukkan dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan, kini berkembang pada sektor pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan, yang sedang dilakukan sosialisasi di wilayah Kodim 0304/Agam secara bertahap,” katanya, Selasa (29/1/2019).

Tahun – tahun sebelumnya, TNI menemukan sebuah formula yang disebut Bios 44, yang merupakan cairan dari jenis perpaduan beberapa mikroorganisme yang disatukan, dan berfungsi untuk memperkecil hingga menutupi rongga-rongga yang ada pada lahan gambut dalam tempo tertentu. Bahkan, cairan tersebut membuat lahan gambut tidak akan mudah terbakar.

Dia menjelaskan, untuk wilayah Agam, sosialisasi formula Bios 44 itu tersebar di wilayah Kecamatan Tilantang Kamang, kepada Kelompok Tani Sepakat di Nagari Gadut, Kelompok Tani Ikhlas di Nagari Biaro.

Juga ada di Kecamatan Baso, tepatnya di Nagari Simarasok, ada Kelompok Tani Sabar, di Matur ditujukan kepada Kelompok Tani Batu Basurek, Buayan Nagari Lawang, Nagari Koto Gadang, serta di wilayah Lubuk Basung.


DANDIM 0304/AGAM

PEJABAT KODIM

WEB LINK