Kasus demam berdarah (DBD) terjadi di berbagai daerah seiring dengan meningkatnya intensitas hujan pada awal tahun ini. Secara nasional, sepanjang Januari, setidaknya ada 13.600 kasus demam berdarah, dengan kematian 133 orang. Jumlah kasus ini naik lebih dari dua kali lipat dibanding tahun lalu pada bulan yang sama. Infeksi virus demam berdarah merupakan salah satu virus yang paling cepat intensitas penularannya di dunia. Badan Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan sekitar 390 juta orang terinfeksi setiap tahunnya dan 3,9 juta orang diperkirakan berisiko terinfeksi. Infeksi berat yang membutuhkan perawatan di rumah sakit terjadi pada sekitar 500 ribu orang per tahun.

Mengantisipasi serta mencegah merebaknya penyakit DBD Koramil 05/Tanjung Raya didampingi Sertu Suparman, bekerjasama dengan Puskesmas Maninjau melaksanakan giat fogging di jorong Lubuk Anyia Nagari Bayu Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam yang merupakan desa binaan Sertu Suparman, Rabu (24/04/2019).

Demam Berdarah Dengue (DPD) merupakan penyakit yang disebabkan oleh Virus Dengue yang penyebarannya melalui gigitan nyamuk Aides Aegypti. Oleh sebab itu langkah yang diambil adalah melakukan tindakan pengasapan/fogging, dengan tujuan memutus siklus penyebarannya dan memberantas nyamuk tersebut agar tidak bisa berkembang biak lebih banyak," tegas Sertu Suparman.

Sementara itu, Danramil Koramil 05/Tanjung Raya Kapten Inf Chairul Muhammad mengatakan, kegiatan fogging terhadap nyamuk DBD ini merupakan wujud kepedulian TNI terhadap masyarakat di wilayah Koramil Koramil 05/Tanjung Raya.

Lebih lanjut Danramil juga mengatakan, kegiatan fogging ini murni kegiatan teritorial kewilayahan yang sering dilaksanakan. Menurut beliau, setelah dilaksanakan giat fogging diharapkan Desa/Nagari Maninjau terbebas dari penyakit DBD. Masyarakat diharapkan selalu menjaga kebersihan lingkungan agar tidak memberi kesempatan bagi nyamuk untuk bersarang dan berkembang biak, dengan cara 3 M (Menguras, Menutup dan Mengubur)," tegasnya”.


DANDIM 0304/AGAM

PEJABAT KODIM

WEB LINK