Bertempat di Aula Makodim 0304/Agam, pada hari Senin (18/02) telah dilaksanakan *Sosialisasi Bios 44 menjaga alam mengatasi keramba di danau Maninjau dan lahan gambut untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat wilayah Sumbar.* Oleh Brigjen TNI Kunto Arif Wibowo (Danrem 032/Wbr) beserta Nasrul Abit (Wagub Sumbar) serta melaksanakan pengecekan Demplot keramba di danau Maninjau dan tanaman yang di program menggunakan Bios 44 untuk meningkatkan dan meminimalisir angka kematian ternak keramba Ikan dan kesuburan tanaman baik padi maupun sayur-sayuran diWilayah Kodim 0304/Agam.

Dalam sambutan Danrem 032/Wbr, “Saya selaku Danrem 032/Wbr bertanggung jawab dan ikut andil dalam mensejahteraan rakyat di wilayah Sumatera barat. Sesuai dengan tugas pokok TNI selain OMSP. Sejalan dengan pembangunan di Sumbar yang terus dilaksanakan dan didorong secara berkelanjutan, khususnya melalui jalur pro lingkungan guna meningkatkan kesejahtetaan dan kualitas masyarakat maka pada koridor inilah kami mensosialisasikan Bios 44 dan dalam rangka upaya perbaikan strukturtanah pertanian untuk kesejahteraan masyarakat di Sumatera Barat.

Untuk itu pada kesempatan ini kami mengajak kepada seluruh unsur pemerintah terkait maupun perorangan /organisasi dapat bersinergi bersama membangun kekukatan ekonomi rakyat yang berbasis pada alam guna kesejahteraan masyarakat.

Dalam sambutan Wakil Gubernur Sumatera Barat Bapak Nasrul Abit, “Saya selaku Wakil Gubernur Sumatera Barat sangat bersyukur atas ide-ide kreatif dari Komandan Korem 032/Wbr dalam hal masalah pupuk untuk pertanian, peternakan dan perikanan, apalagi dalam hal permasalahan mengatasi keramba di danau maninjau yang sudah menjadi permasalahan nasional.Kami selaku pemerintahan daerah sangat mendukung penuh atas kerjasama Korem 032/Wbr dalam hal Bios 44.

Turut hadir dalam acara tersebut :

1. Nasrul Abit (Wakil Gubernur Sumatera Barat)

2. Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo S.Ip (Danrem 032/Wbr)

3. Ir. Candra M.Si (Kepala Dinas pertanian Prov Sumbar)

4. Kol Inf Budi Prasetyo (Kasiter Korem 032/Wbr)

8. Para Dandim se Korem 032/Wbr

9. Pasiter Kodim jajaran Korem 032/Wbr.

10. Para Dinas pertanian Kabupaten dan Kota Provinsi Sumatera Barat

11. Para Kepala BNPB Kabupaten dan Kota Se Sumatera Barat

12. Perwakilan Kementrian Kelautan dan Perikanan

13. Dan dihadiri oleh ±30 org tamu undangan yang memiliki kerambah ikan.


Dalam Paparannya Danrem 032/Wbr mengaaplikasi pemberian makan terhadap kolam ikan air deras atau keramba di danau Maninjau :

1. Pemakaian Bios 44 pada keramba danau Maninjau.

2. 0.5 liter bios 44 larutkan 5 litet air untuk rendaman makanan ikan.

3. Redam makanan ikan dalam campuran bios 44 selama 2-3 menit apabila pakan tersebut mengunakan pelet dan apabila makan ikan mengunakan usus ayam redam selama 10-15 nenit.

4. Setelah di rendam pakan ikan mengunakan pelet kemudian di angkat dan di tiriskan.

5. Berikan pada saat pemberian pakan ikan.

6. Untuk sisa rendaman air jangan di buang bisa digunakan untuk merendam pakan ikan berikutnya atau dapat di gunakan pada tanaman.


Dari Hasil uji coba Bios 44 air danau Maninjau, Dari sample air danu Maninjau sebelum di beri Bios 44 hasil pemeriksaan labor UPTD labo kesehatan Padang menunjukan bahwa kandungan nitrogen dalam bentuk amoniak dan nitrit di danau Maninjau sangat tinggi dan melebihi standar yang di tetapkan Kementrian Lingkungan Hidup, kandungan amonik yang yg di toleransi hya di bawah 0,02 mg/liter, terindentifikasi di danau Maninjau 0,037 mg/liter sedangkan nitrit yg di petbolehkan 0,06 mg/liter tingginy kandungan nitrogen inilah yg menyebabkan ikan keracunan dan akhirnya mati mendadak, nitrogen merupakan unsur pembentuk penting dalam pakan ikan. Dari sample kualitas air danau Maninjau setelah di beri Bios 44 menunjukan, Penurunan kadar kandungan nitrit dari 0,037 mg menjadi 0,009 mg/liter. Kesadahan ca co3 stlh di beri Bios matrik menyambung.PH stlh di beri Bios ada perobahan dari 6,99 menjadi 7,05.


DANDIM 0304/AGAM

PEJABAT KODIM

WEB LINK